Kamis, 05 Mei 2011

Petuah hati


Sandarkan lelah hari
Hilangkan duka kala
Kau terluka
Pedih hati

Tak selamanya indah
Kini mungkin akhirnya
Saat duka
Saat lara

Yang sudah berlalu biarkanlah sudah
Tak perlu sesali jangan kau tangisi
Jika asa dan bahagia tak kau rasa
Dengarkanlah dan rasakanlah

Kicau burung berdendang
Nyanyian alam
Riuh bersahutan
Betapa merdunya

Coba lihat dan renungkan
Langit garis tangannya
Hamparan samudra
Betapa indahnya

Percayalah
Kau dalam lindungan cinta
Maha segala Maha 
 
Munsyid : Jamus Kalimasada
http://liriknasyid.com
 

Selasa, 03 Mei 2011

 ini tak hanya berhenti di teknis
jauh lebih dalam dari itu, jika engkau tau
akankah kau selalu berburuk sangka
dan ku menyambut itu dengan serupa?
sadarkah? ini penyakit
entah ak, kau, mereka mampu sejauh apa berjalan
ku ingin ghirah itu benderang selalu d hati
bukan berarti ini sangat jauh dari realita
bukankah Allah itu begitu dekat?
jika Ia telah mengijinkan, tak ada yang mampu menahan-Nya


lembut, menyapa penuh mesra
membangunkan dari keterpurukan
karena tak mampu mengalahkan jiwa yang kerdil
aku selalu berdoa, ya Rabb, lapangkanlah dan . .
Engkau dengan sabar memberiku pelajaran
agar aju merasa lapang, dengan
memberi seperti apa hidup sempit itu
namun yang ku lakukan hanya berkeluh kesah
mengeluh.mengeluh.mengeluh.
namun Engkau lagi-lagi dengan sabar menungguku untuk kembali pada-Mu



01 mei 2011
bumi Allah
17:23 wib

Senin, 02 Mei 2011

pentingkah?

kadang memang perlu berhenti sejenak tuk mendengarkan suara hati.
kadang ada pertempuran yang menyeruak disana.
kadang kita takut memilih bersama kebaikan.
musuh itu selalu merong-rong pertahanan kita kawan.
entah kau sadar atau tidak. namun itu benar-benar terjadi
mereka selalu membisikkan keraguan dalan hati.
lantas, tegaskanlah warnamu. tegaskanlah suara kebaikan.

Allah selalu bersama kita
sudahkah mencoba menyapa-Nya  hari ini?
terlalu sering kita mengabaikan-Nya. terlalu sering kita menyakiti-Nya
padahal tak satu detik pun Dia meninggalkan kita. tak pernah luntur kasih sayang-Nya pada kita.

lantas, jika Allah bersama kita, 
tak perlu ada setitik keraguan di kalbu.
kanan bukanlah kumpulan orang-orang baik. bukan pula kumpulan para malaikat. namun ini adalah kumpulan orang-orang yang ingin baik di mata Allah. mau berproses untuk menjadi baik. inilah proses. akan kuat jika dilakukan bersama-sama. dengan bersama, kebaikan itu akan berwarna tajam, menghiasi dunia yang suram. dan warna itu beraneka ragam. sesuai celupan Ilahi. bukan sewarna. hanya saja, warna itu telah memenuhi standart yang ditentukan Allah, yaitu aqidah yang lurus.








sadarkah kawan?

sadarkah kawan. amanah ini bukanlah seringan kapas yang berguguran. sadarkah kawan. banyak orang telah mempercayakan haratnya kepada kita. sadarkah kawan. dari manakah uang yang setiap hari digunakan. mungkin kita terlupa. mungkin kita lalai. ketika gembok keterbatasan telah terbuka. lantas itu melalaikan. lagi-lagi bersikap seolah ini karena aku HEBAT. seolah-olah karena aku memang PANTAS mendapatkannya. memang begitu adanya. tetapi apakah hanya berhenti disitu saja. tentu saja tidak. kenyataannya. seperti aku, yang menggunakan zakat itu untuk hal-hal yang bukan prioritas. kenyataannya. untuk mengikuti pembinaan datengnya telat. kenyatannya. sering bolos kuliah. kenyataannya. untuk menjaga kebersihan saja susah. kenyatannya sama saudaranya sendiri g peduli. ah, apakah ini sudah terlambat. seingat ku, di kamus-Nya, demi jiwa ku yang berada dalam genggaman-Nya, Allah Maha Penyayang, Dia Maha Pengampun. aku akan kembali padaNya.aku akan kembali padaNya. itu pasti.

_mari saling mengingatkan_
bukankah kita dalam dekapan ukhuwah?

TOENAS, membangun peradaban

alhamdulillah TOENAS yang dinanti-nanti kan anak-anak muda , pejuang bangsa ini untuk peka terhadap pindidikan sendiri telah terlaksana. ingat. tak ada perjuangan yang sia-sia. sebelum siapnya kmrn itu, akhirnya dapat berjalan juga. dan fantastisnya peringkat jogja yang melesat-keatas-

Selasa, 01 Maret 2011

geje

kmrn sore mulai lah kegalauan merajuti setiap jiwa.entah karena sedih. entah karena sakit. entah karena enggan. entah karena pasrah.entah karena senang. entah karena bahagia. entah karena rindu. entah karena sayang. entah karena gugup. entah karena apapun itu. yang aku tahu, ini perasaan sementara. yang ku tahu, ini adalah sebuah ujian menuju kesabaran. yang aku tahu, ini telah tertulis di lauhmahfud. yang aku tahu, ini akan menguatkan kita. yang aku tahu, ukhuwah ini tak akan pudar. yang aku tahu, ini adalah ukhuwah.

ketika diri tak mampu meluapkan emosi, hati akan sakit.

16feb11, 10.22, @ruang kerja monjali

tak sekedar nama


WIDE', sebuah nama tak sekedar nama. bermula saat teman seperjuangan kala sma memanggilku dengan sistem tajwij(baca:qalqalah). dari wiwid menjadi wiwidek. dari wiwidek menjadi widek. dan aku suka widek dengan penulisan wide'. karena wide artinya luas. karena perkataan adalah sebuah doa. ku berharap dengan nama itu ak menjadi lapang. Allah akan melapangkanku, baik di dunia terutama di akhirat. lapang untuk diriku maupun lapang bagi orang lain. aamiin